Desun uniwill berbagi beberapa jenis sensor oksigen terlarut

Oksigen terlarut (MELAKUKAN) Sensor banyak digunakan di berbagai industri, termasuk pengolahan air limbah, Akuakultur, dan pemantauan lingkungan. Ada beberapa jenis Sensor oksigen terlarut, termasuk:

1, Sensor tipe Clark:

Sensor ini didasarkan pada reaksi elektrokimia antara oksigen dan katoda. Sensor terdiri dari katoda, anoda, dan larutan elektrolit. Saat oksigen hadir, itu bereaksi dengan katoda, menghasilkan arus yang sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

2, Optik Sensor oksigen terlarut:

Sensor ini menggunakan teknologi berbasis fluoresensi untuk mengukur oksigen terlarut. Sensor berisi sumber cahaya yang menggairahkan bahan neon di hadapan oksigen. Intensitas cahaya yang dipancarkan sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

Jenis sensor oksigen terlarut

3, Sensor Polarografi:

Sensor ini menggunakan elektroda polarografi untuk mengukur oksigen terlarut. Elektroda terdiri dari katoda platinum dan anoda perak, dipisahkan oleh membran. Saat oksigen berdifusi melalui membran, itu berkurang di katoda, menghasilkan arus yang sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

4, Sensor Galvanik:

Sensor ini menggunakan sel galvanik untuk mengukur oksigen terlarut. Sel terdiri dari katoda yang terbuat dari timbal dan anoda yang terbuat dari seng. Saat oksigen hadir, itu bereaksi dengan katoda, menghasilkan arus yang sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

5, Sensor amperometrik:

Sensor ini menggunakan elektroda amperometrik untuk mengukur oksigen terlarut. Elektroda terdiri dari elektroda yang berfungsi dan elektroda referensi. Saat oksigen berdifusi melalui membran dan mencapai elektroda yang berfungsi, itu berkurang, menghasilkan arus yang sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

6, Sensor berbasis pendaran:

Sensor ini menggunakan prinsip pendinginan luminescence untuk mengukur oksigen terlarut. Sensor berisi bahan fluoresen yang memancarkan cahaya saat bersemangat. Adanya oksigen memadamkan fluoresensi, dan intensitas cahaya yang dipancarkan sebanding dengan konsentrasi oksigen terlarut.

7, Sistem mikroelektromekanis (Mems)-sensor berbasis:

Sensor ini didasarkan pada teknik pembuatan mikro dan menggunakan elektroda dan membran mikro untuk mengukur oksigen terlarut. Sensor berbasis MEMS menawarkan sensitivitas tinggi, konsumsi daya rendah, dan ukuran kompak, membuatnya cocok untuk aplikasi portabel dan penginderaan jauh.

8, Sensor berbasis konduktivitas:

Sensor ini mengukur konduktivitas listrik dari larutan, yang dipengaruhi oleh konsentrasi oksigen terlarut. Sensor terdiri dari dua elektroda yang mengukur resistansi larutan di antara mereka. Resistansi berbanding terbalik dengan konsentrasi oksigen terlarut.

9, Sensor berbasis akustik:

Sensor ini menggunakan gelombang suara untuk mengukur konsentrasi oksigen terlarut. Sensor memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang dipantulkan kembali oleh gelembung oksigen. Penundaan waktu antara emisi dan penerimaan gelombang suara digunakan untuk menghitung konsentrasi oksigen terlarut.

Setiap jenis Sensor oksigen terlarut memiliki kelebihan dan keterbatasan, dan pilihan sensor tergantung pada aplikasi spesifik dan tingkat akurasi dan keandalan yang diperlukan. Penting untuk mempertimbangkan faktor -faktor seperti biaya, persyaratan pemeliharaan, dan kompatibilitas dengan matriks sampel saat memilih sensor oksigen terlarut.

Tag: Jenis sensor oksigen terlarut, Oksigen terlarut (MELAKUKAN) sensor, Sensor oksigen terlarut optik, Sensor oksigen terlarut berbasis fluoresensi, Sensor oksigen terlarut, pemasok, produsen, pabrik, grosir, membeli, harga, kutipan, dalam jumlah besar, untuk dijual, perusahaan, saham, biaya.

Produk terkait: https://opticaldosensor.com/product/do-sensor/

Artikel terkait:

Prinsip kerja Metode Fluoresensi Sensor oksigen terlarut
Peran sensor oksigen terlarut fluoresensi dalam akuakultur
Pentingnya sensor oksigen terlarut untuk akuakultur.

Video terkait:

Untuk mengirim pertanyaan sekarang:

Perbarui preferensi cookie